5 Bahaya yang Mengancam Anak di Rumah

Bahaya-yang-Mengancam-Anak-di-Rumah

Tahukan anda bahwasanya di rumah kita ada sedikitnya 5 bahaya yang sering mengancam buah hati kita. Bahaya itu dapat berupa penyakit ataupun zat-zat beracun yang dapat mengancam keselamatan si kecil.

Siapa sangka dalam Rumah yang kita anggap sebagai tempat kita terlindung dari bahaya masih saja di temukan bahaya yang mengancam anak kita.

Bahaya dirumah biasanya muncul akibat kurangnya kita menjaga kebersihan dan tertib dalam menyimpan barang atau zat – zat berbahaya yang seharusnya tidak terjangkau oleh anak.

Tentu saja dengan membaca artikel ini anda akan mendapatkan wawasan mengenai 5 bahaya yang terdapat di tempat tinggal kita yang dapat mengancam anak.

Apa saja 5 bahaya yang dapat mengancam keselamatan Anak di rumah?

5 bahaya ini yang dapat mengancam anak ketika di rumah ini kami rangkum dari berbagai sumber terpercaya dan juga sharing pengalaman mengenai hal-hal berbahaya yang biasa terjadi terhadap anak di rumah.

Berikut ini adalah 5 bahaya yang mengancam si kecil di rumah :

Bakteri Salmonella dan E. coli

Anda tentulah tahu bahwa kedua bakteri inilah awal penyebab penyakit diare tersebut.

Karena diare menyerang usus dan mengakibatkan anak banyak mengeluarkan cairan dan berujung munculnya dehidrasi yang dapat mengancam nyawa.

Untuk itu anda harus waspada terhadap bahaya yang di akibatkan dari kedua bakteri ini.

Kedua bakteri ini banyak di jumpai pada makanan. Jika makanan yang telah terkontaminasi salmonella di konsumsi oleh anak, maka anak dapat diare.

Sedangkan E. Coli biasanya ada pada makanan yang tidak dimasak dan bersihkan dengan benar.

Cara Menghindari Bakteri Salmonella dan E. coli:

Sudah jelas bahwasanya bakteri ini ada pada makanan yang tidak bersih atau kurang higienis. Untuk itu Anda harus memastikan semua makanan yang dikonsusi oleh anak haruslah bersih dan matang termasak dengan sempurna.

Anda juga dapat memisahkan alas tatakan (talenan) yang digunakan untuk memotong sayur dan daging. Membagi bagian kulkas mana bagian untuk menyimpan daging, ikan, dan mana yang digunakan untuk menyimpan sayur dan buah.

Dengan begitu kehigienisan makanan dapat dijaga dan anda dapat terbebas dari bahaya diare yang di sebabkan oleh Salmonella dan E. coli.

Karbon monoksida

Karbon monoksida tidak hanya berbahaya bagi anak, namun juga sangat berbahaya bagi orang dewasa. Berdasarkan catatan CDC hampir 500 orang setiap tahunnya meninggal akibat karbon monoksida.

Gas ini tidak memiliki bau namun jika terkontaminasi sangat berbahaya bagi manusia. Sumber dari karbon monoksida yang berada di rumah yaitu pemanas air tenaga gas, hasil gas buang mobil, asap rokok, dan tungku kayu.

Cara Menghindari Karbon monoksida:

Pantau terus alat yang di prediksi dapat menghasilkan karbon monoksida.

Cara lain yang dapat anda lakukan adalah dengan memasang detektor karbon monoksida, jadi dengan adanya detektor maka anda dapat mengetahui keadaan udara di lingkungan ruma apakah masih aman ataukah sudah terkontaminasi karbon monoksida.

Timah

Timah sangat beracun dan dapat mengganggu fungsi saraf dan gangguan perkembangan mental pada anak. Walau sudah di larang namun penggunaan timah masih sering ditemukan di rumah.

Di antaranya adalah produk-produk yang mengandung timah seperti bahan cat, air minum yang pipa airnya berbahan timah, debu rumah tangga, dan tanah yang memang sudah terkontaminasi timah.

Cara Menghindari Timah

Untuk yang tinggal di rumah tua, panggil petugas untuk memeriksa kandungan timah pada rumah tersebut.

Jangan membuat susu bayi dengan menggunakan air yang keluar dari pipa air timah. Yang terakhir, periksalah kadar timah yang terkandung di dalam tubuh seluruh anggota keluarga.

Jamur

Jamur merupakan mikroorganisme yang suka tumbuh di tempat lembab dan kaya oksigen. Bahayanya paparan terhadap spora jamur merupakan pemicu terjadinya iritasi mata, sumbatan hidung dan sinus, dan batuk kronis.

Mayo Clinic juga mengatakan jamur dapat menjadi salah satu penyebab serangan asma dan infeksi paru pada penderita penyakit saluran pernapasan kronis.

Cara Menghindari Jamur:

Bersihkan jamur dengan pembersih yang bebas amonia, Anda juga dapat menggunakan sabun cuci piring untuk membantu membersihkannya.

Gunakan pakaian panjang tertutup, sarung tangan, masker, dan pelindung mata untuk melindungi dari spora jamur.

Gunakan vakum untuk membersihkan spora jamur yang beterbangan di udara. Jemur dan bersihkan semua benda, jangan sampai lembab dan jamur tumbuh kembali.

Pestisida

Tahukan anda bahwasanya peptisida ada di sekitar rumah kita? Bukan hanya produk pembasmi serangga, tetapi wallpaper dan shampoo juga mengandung peptisida.

WHO mengatakan bahwasanya pestisida yang dalam lingkungan rumah tangga merupakan penyebab terbesar keracunan anak.

Untuk itulah kita harus bijak dalam menggunakan dan menyimpan peptisida ini, jika salah maka akibatnya fatal karena peptisida ini dapat merusak saraf hingga mengganggu pernapasan.

Cara Menghindari Pestisida:

Anda harus menggunakan peptisida dengan bijak dengan membaca instruksi pemakaian pada setiap produk. Simpan dan jauhkan produk yang mengandung peptisida dari jangkauan anak-anak.

Gunakan selalu pelindung ketika memakainya, dan jauhkan dari bahan makanan. Cucilah tangan selalu hingga bersih sehabis menggunakan produk yang mengandung pestisida.

Demikian dengan mengetahui 5 bahaya yang mengancam anak dirumah diharapkan anda dapat mencegah terjadinya hal-hal berbahaya tersebut.

Dengan selalu menjaga kebesihan, selalu tanggap dengan keadaan lingkungan, dan jauhkan benda-benda yang berbahaya dari jangkauan anak niscaya 5 bahaya tersebut tidak akan benar-benar menjadi bahaya untuk anak dirumah anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *